Dalam dunia badminton, pemilihan senar sering kali jadi penentu feel permainan. Banyak pemain sudah familiar dengan BG66 Ultimax, tapi sejak hadirnya seri Exbolt dari Yonex, perhatian mulai bergeser, terutama ke Yonex Exbolt 65. Yang menjadi pertanyaan: apakah Exbolt 65 benar-benar lebih unggul dari Ultimax?
Mari kita bahas secara lengkap mulai dari spesifikasi, teknologi, kelebihan, kekurangan, hingga cocoknya untuk siapa. Apakah kamu akan menjadi pengguna Exbolt 65 selanjutnya?
Apa Itu Yonex Exbolt 65?
Yonex Exbolt 65 adalah senar badminton dari Yonex yang dirilis tahun 2022 yang mengusung konsep quick repulsion (pantulan cepat) dan durability (ketahanan tinggi) dalam satu paket.
Biasanya, senar tipis identik dengan performa cepat tapi mudah putus. Nah, Exbolt 65 mencoba “mematahkan aturan” itu dengan teknologi material terbaru. Tak heran banyak yang beralih menggunakan Exbolt 65.
Bahkan sekarang sudah ada generasi terbaru yaitu Exbolt 68.
Spesifikasi Yonex Exbolt 65

Berikut spesifikasi lengkapnya:
- Diameter: 0.65 mm
- Material: High-Intensity Nylon Multifilament + Forged Fiber
- Panjang: ±10 meter
- Warna: Putih, Hitam, Kuning, Biru
- Made in: Jepang
- Fokus: Kecepatan & daya tahan
Dengan diameter 0.65 mm, Exbolt 65 masuk kategori senar tipis, seperti BG66 Ultimax.
Karakteristik Permainan
Setiap senar dibuat untuk karakteristik pemain yang berbeda-beda begitu juga dengan Exbolt 65 :
1. Repulsion (Pantulan)
Exbolt 65 punya pantulan yang cepat. Shuttlecock terasa “mental” lebih cepat dari senar.
Cocok untuk:
- Drive cepat
- Smash tajam
- Rally cepat
Namun, tak sedikit juga yang merasakan repulsion-nya tidak selalu lebih tinggi dari Ultimax di kondisi tertentu
2. Feel & Kontrol
Senar ini memberikan feel yang cukup “garing”, seperti terasa agak keras namun tetap responsif saat digunakan. Dalam badminton, kontrol yang dihasilkan tergolong baik dengan karakter feeling medium-hard, sehingga memberikan keseimbangan antara presisi dan power. Karena itu, senar ini sangat cocok untuk pemain yang mengandalkan pukulan akurat namun tetap ingin bermain agresif.
3. Durability (Daya Tahan)
Ini keunggulan utama.
- Lebih awet dibanding senar tipis lain
- Lebih tahan dibanding BG66 Ultimax dalam banyak kasus
Bahkan, teknologi materialnya dirancang untuk menahan deformasi saat impact.
4. Tension Retention
Exbolt 65 punya kemampuan menjaga tegangan lebih stabil.
- Tidak cepat kendor
- Performa lebih konsisten dalam waktu lama
Kelebihan dan Kekurangan Yonex Exbolt 65
Seperti biasa setiap hal pasti memiliki kelebihan dan kekurangan. Berikut ringkasan kelebihan dan keunggulan dari senar ini:
A. Kelebihan
1. Kombinasi Lengkap: Tipis tapi Awet
Biasanya kita harus memilih:
- Tipis = cepat tapi rapuh
- Tebal = awet tapi lambat
Exbolt 65 berhasil menggabungkan keduanya.
2. Cocok untuk Smash dan Drive Cepat
Dengan repulsion tinggi, shuttlecock memantul cepat dari senar.
3. Lebih Tahan Lama dari Ultimax
Ada beberapa pengguna yang merasa senar ini merasa lebih tahan dibanding BG 66 Ultimax.
4. Stabil di Tegangan Tinggi
Masih nyaman digunakan di tension tinggi (25–28 lbs).
B. Kekurangan
1. Repulsion Tidak Selalu Lebih Tinggi dari Ultimax
Beberapa pengguna merasa Ultimax masih lebih “nendang” di smash tertentu
2. Feel Tidak Selembut Ultimax
Ultimax terkenal dengan feel yang lebih “soft & bouncy”. Sedangkan, Exbolt 65 cenderung lebih keras dan kaku.
3. Harga Lebih Mahal
Harga Exbolt 65 cukup mahal dibanding BG 66 Ultimax dan senar lainnya, sekitar Rp100.000 – Rp150.000.
Perbandingan: Exbolt 65 vs BG 66 Ultimax
| Aspek | Exbolt 65 | BG66 Ultimax |
| Diameter | 0.65 mm | 0.65 mm |
| Repulsion | Tinggi | Sangat tinggi |
| Durability | Lebih awet | Lebih cepat putus |
| Feel | Medium-hard | Soft & bouncy |
| Kontrol | Baik | Sangat baik |
| Cocok untuk | All-round ofensif | Speed & attack |
Tertarik Menggunakan Exbolt 65?
Mungkin yang sering mengalami senar raket putus atau bosan menggunakan BG 66 Ultimax tapi tetap ingin mendapatkan feel yang sama, Exbolt 65 bisa menjadi pilihan yang sangat tepat.
Yonex Exbolt 65 adalah senar modern yang menawarkan kombinasi menarik antara kecepatan, power, dan durability. Sesuatu yang jarang ditemukan dalam satu paket.
Jika BG 66 Ultimax adalah raja repulsion, maka Exbolt 65 adalah versi lebih “tahan lama” dengan performa yang tetap kompetitif.
Memilih antara Exbolt 65 dan Ultimax kembali lagi pada gaya bermain dan preferensi masing-masing. Jika kamu mencari senar yang seimbang antara kecepatan, kontrol, dan daya tahan, Exbolt 65 bisa jadi pilihan yang sangat menarik untuk dicoba. Namun, jangan lupa bahwa performa terbaik juga sangat dipengaruhi oleh pengaturan badminton string tension yang tepat, karena kombinasi senar dan tension yang sesuai akan membuat permainanmu terasa jauh lebih optimal di lapangan.
Bagaimana artikel kali ini? Kamu bisa membaca artikel badminton lainnya di Badmindo ya! Pastinya kamu akan terus mendapatkan informasi menarik dan fakta menarik seputar badminton!
FAQ
Bisa, tapi lebih optimal untuk intermediate ke atas. Pemula mungkin belum terasa perbedaannya.
Ya, secara umum lebih tahan lama karena material Forged Fiber.
Sangat cocok, terutama untuk pemain smash (misalnya seri Astrox).
Kurang disarankan, karena senar tipis lebih cepat aus di shuttle plastik


Leave a Reply