Dalam dunia badminton, nama Yonex Voltric Z Force 2 sudah seperti legenda. Raket ini dikenal sebagai “senjata pamungkas” bagi pemain yang mengandalkan power, terutama smash keras. Meski sudah tidak diproduksi secara massal dan perlahan digantikan oleh seri Astrox, Voltric Z Force 2 masih sangat diburu hingga sekarang karena karakter permainannya yang unik dan ikonik. Yuk kita bahas reviewnya disini!
Sekilas Tentang Yonex Voltric Z Force 2
Yonex Voltric Z Force 2 (sering disingkat ZF2) merupakan raket flagship dari seri Voltric yang mengusung konsep head heavy + shaft extra stiff. Raket ini pernah menjadi andalan beberapa pemain top dunia dan dikenal luas sebagai salah satu raket paling bertenaga yang pernah diproduksi Yonex.
Spesifikasi Yonex Voltric Z Force 2
Berikut adalah spesifikasi utama Yonex Voltric Z Force 2:
- Flex: Extra Stiff
- Balance: Head Heavy
- Frame Material: High Modulus Graphite + Tungsten
- Shaft Material: High Modulus Graphite + NANOMETRIC
- Frame Shape: Compact / Isometric
- Weight Class: 3U (±88 gram), 4U (±83 gram)
- Grip Size: G4 / G5
- Recommended String Tension:
3U: hingga ±27–28 lbs
4U: hingga ±26–27 lbs
- Color: Black / Black
Desain dan Build Quality
Dari segi tampilan, Yonex Voltric Z Force 2 terlihat minimalis, garang, dan premium. Dominasi warna hitam dengan aksen biru tua atau emas (tergantung edisi) memberikan kesan eksklusif. Banyak yang beranggapan badminton menyebut desain ZF2 sebagai salah satu yang paling “timeless” dari Yonex.
Frame compact membuat kepala raket sedikit lebih kecil dari raket standar. Ini memotong hambatan udara dan meningkatkan kecepatan swing, tetapi juga membuat sweet spot lebih kecil. Build quality sangat solid, khas raket kelas atas Yonex, dengan getaran minimal saat shuttle mengenai sweet spot.
Review Yonex Voltric Z Force 2
Lanjut ke part krusial, bagaimana penggunaan raket ini di lapangan? Berikut rangkumannya mulai dari power, clear, drive, defense hingga net play dan kontrol :
1. Power dan Smash
Inilah alasan utama orang-orang membeli Yonex Voltric Z Force 2. Kombinasi head heavy ekstrem + shaft extra stiff menghasilkan smash yang sangat tajam, cepat, dan “berat”.
Jika teknik dan timing sudah matang, raket ini mampu menghasilkan smash yang sangat tajam dan sulit dikembalikan lawan. Inilah mengapa raket ini sangat populer di kalangan pemain agresif dan power player.
2. Clear dan Pukulan Overhead
Untuk clear dan drop shot dari baseline, terasa sangat stabil. Shaft yang kaku memberikan feedback yang jelas, sehingga pemain bisa mengontrol arah dan panjang pukulan dengan presisi. Namun, raket ini tidak “membantu” tenaga secara otomatis. Pemain tetap harus memiliki ayunan yang cepat dan teknik yang benar.
3. Drive dan Defense
Di sektor drive dan defense, terutama pada permainan cepat atau rally flat, raket ini bisa terasa menantang. Head heavy membuat reaksi sedikit lebih lambat dibanding raket balanced atau head light. Versi 4U terasa lebih ramah untuk double, sementara 3U lebih cocok untuk single atau backcourt dominan.
4. Net Play dan Control
Untuk net play, kontrol sebenarnya cukup baik, tetapi butuh adaptasi. Sweet spot yang lebih kecil membuat pemain harus lebih presisi. Jika terkena frame atau off-center hit, feel pukulan akan langsung terasa kurang nyaman.
Kelebihan dan Kekurangan Yonex Voltric Z Force 2
Selanjutnya kita bahas kelebihan dan kekurangan Yonex Voltric Z Force 2, kelebihan dan kekurangan ini menjadi poin penting apakah kamu akan cocok dengan raket ini :
1. Keunggulan
- Power smash luar biasa
Salah satu raket Yonex paling bertenaga yang pernah dibuat.
- Stabil dan solid saat impact
Minim getaran jika mengenai sweet spot.
- Shaft extra stiff untuk kontrol
Cocok bagi pemain dengan teknik matang.
- Desain premium dan ikonik
Banyak pemain menyukainya bukan hanya karena performa, tapi juga tampilannya.
- Cocok untuk gaya bermain agresif
Sangat efektif untuk pemain backcourt dan single.
2. Kekurangan
- Tidak ramah untuk pemula
Head heavy dan shaft kaku membuat raket ini sulit dikuasai pemain baru.
- Sweet spot relatif kecil
Membutuhkan konsistensi dan timing yang baik.
- Cepat melelahkan
Dalam sesi panjang, terutama untuk pemain dengan fisik kurang kuat.
- Kurang lincah di permainan cepat
Terutama untuk front court atau rally drive cepat.
- Produksi terbatas / discontinued
Stok asli makin langka, sehingga risiko barang palsu cukup tinggi.
Range Harga Yonex Voltric Z Force 2
Raket ini cukup sulit untuk ditemukan tapi Admindo melihat di beberapa sumber range harga raket ini sekitar Rp 1.700.000 – Rp 2.300.000.
Gimana? Tertarik Meminang Raket Baru?
Yonex Voltric Z Force 2 paling ideal untuk pemain intermediate hingga advanced yang berkarakter power player dan agresif, terutama bagi mereka yang sering bermain single atau menjadi backcourt dominan di sektor double, memiliki teknik ayunan cepat dan konsisten, serta lebih mengutamakan smash keras dibandingkan defense cepat.
Sebaliknya, raket ini kurang cocok untuk pemula, pemain dengan fisik yang belum kuat, maupun mereka yang mengandalkan rally cepat dan permainan net. Jika karakter Z Force 2 terasa terlalu menantang, kamu bisa mempertimbangkan rekomendasi raket Yonex Arcsaber yang lebih seimbang untuk kontrol.
Low budget dan ingin mencari raket power di bawah 500 ribu? atau naik ke level flagship modern seperti Yonex Astrox 100ZZ yang menawarkan kombinasi power dan stabilitas dengan teknologi terbaru. Semuanya tidak masalah asalkan cocok dengan kemampuan dan gaya bermain kamu.
FAQ
Masih layak jika kamu memang menyukai karakter power ekstrim dan menemukan unit asli. Namun, dari sisi teknologi terbaru, seri Astrox sudah lebih ramah untuk banyak pemain.
Cocok untuk intermediate level atas yang siap naik ke advanced, tapi kurang ideal untuk intermediate awal.
Senar seperti Yonex BG80, BG65Ti, atau BG66 Ultimax sering dipilih untuk memaksimalkan power dan feel.
Yonex Astrox 99 atau Astrox 88D menjadi alternatif terbaru.


Leave a Reply