Masih dengan me-review raket, kali ini raket dari brand terpopuler di seluruh dunia yaitu Yonex. Adapun varian raket yang akan kita review adalah Yonex Arcsaber 11 Play! Varian arcsaber ini telah lama menjadi favorit banyak pemain dan digunakan dalam skala internasional. Beberapa pemain yang pernah menggunakan seri Arcsaber Pro adalah Zheng Siwei (China) dan Aaron Chia (Malaysia). Yuk kita bahas secara lengkap seri Arcsaber 11 Play ini!
Apa Itu Yonex Arcsaber 11 Play?
Yonex Arcsaber 11 Play adalah raket dari seri Arcsaber milik Yonex yang dirancang untuk pemain rekreasional atau pemula-intermediate. Seri “Play” ini fokus ke kontrol dan kenyamanan, bukan power smash maksimal seperti raket “Pro” atau “Tour”.
Menurut Yonex, frame-nya bisa “menahan shuttle” lebih lama supaya kontrol tembakan bisa lebih presisi. Teknologi semacam ini cocok banget buat kamu yang suka menempatkan shuttle dengan rapi ketimbang cuma smash aja.
Spesifikasi Yonex Arcsaber 11 Play

Spesifikasi menjadi hal yang penting sebelum menentukan membeli raket. Berikut spesifikasi lengkapnya :
- Flex: Medium
- Bahan Frame & Shaft: Graphite
- Panjang: 10 mm lebih panjang dari raket standar “pendek”
- Berat / Grip: 4U, 83 gram, grip G5 atau G6 tergantung varian
- Saran Tegangan Senar: 19 – 27 lbs (untuk varian 4U)
- Warna: Grayish Pearl
- Teknologi :
- ISOMETRIC, desain head kotak (bukannya bulat) yang memperluas sweet spot hingga ~7%.
- Box Frame, profil frame ekstra kaku untuk feel yang stabil saat impact.
- Control-Assist Bumper, bagian bumper atas dengan micro tetrapod (T-Anchor) yang membantu mengunci senar vertikal, bikin tembakan lebih akurat.
Kelebihan dan Kekurangan Yonex Arcsaber 11 Play
Setelah memahami spesifikasinya, selanjutnya raket ini memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan yang harus kamu pertimbangkan. Berikut kelebihan dan kekurangannya :
1. Kelebihan
- Kontrol yang Baik
Karena desain frame bisa menahan shuttle sedikit lebih lama, kamu bisa mengontrol arah dan kecepatan tembakan dengan lebih presisi. - Sweet Spot Luas
Teknologi ISOMETRIC bikin sweet spot lebih besar. Untuk pemula atau pemain yang belum selalu “clean hit”, ini sangat membantu agar tidak sering miss hit saat bermain. - Ringan dan Maneuverable
Berat hanya 83g (4U) membuat raket ini cukup ringan dan nyaman digerakkan, terutama untuk net play, defense, lob, atau drop. - Stabilitas Impact
Box Frame dan Control-Assist Bumper memberikan feel yang solid dan stabil saat shuttle menyentuh senar, bukan getaran yang berlebihan.
2. Kekurangan
- Power Smash Terbatas
Karena fokusnya pada kontrol, raket ini kurang di sisi smash dibanding raket power murni. - Fleks Medium
Flex medium berarti shaft tidak se-kaku raket kompetitif (stiff), jadi kalau bermain smash powerfull terus akan kurang optimal dibanding raket pro atau tour. - Tegangan Senar Terbatas
Kalau kamu suka tarikan senar tinggi (misal >28 lbs), Arcsaber 11 Play kurang ideal. - Bukan untuk Pemain Kompetitif Tinggi
Kalau kamu sudah di level kompetitif atau tour, mungkin versi “Pro” atau “Tour” akan lebih cocok buat gaya bermain agresif dan butuh respons cepat.
Harga Yonex Arcsaber 11 Play
Sekarang memasuki poin krusial yaitu harga, terkadang setiap pemain mempunyai pertimbanganya masing-masing terutama terkait budget. Yonex Arcsaber 11 Play saat ini harganya sekitar Rp 800.000 – Rp 900.000 (November 2025), harga ini tentunya bisa berubah-ubah. Harganya masih cukup terjangkau di kelasnya dan kamu bisa mendapatkan feel Arcsaber walaupun bukan seri Pro.
Perbandingan dengan Versi Pro / Tour
Mungkin banyak yang bertanya “Apa bedanya seri Play dengan Pro/Tour?” Arcsaber 11 Play dan Arcsaber 11 Pro punya perbedaan cukup signifikan. Versi Pro memakai bahan lebih premium seperti HM Graphite, Pocketing Booster, dan Ultra PE, dengan flex yang lebih kaku (stiff) dan pilihan berat 4U serta 3U.
Raket ini juga lebih repulsif, lebih cepat untuk pukulan agresif, dan beberapa pemain merasa “hold time”-nya lebih baik. Tegangan senar untuk 4U mirip Play, tapi 3U bisa ditarik lebih tinggi. Karena material dan teknologinya lebih canggih, harga Arcsaber 11 Pro juga jauh lebih mahal dibanding versi Play.
Jadi, Siapa yang Cocok Menggunakan Yonex Arcsaber 11 Play?
Arcsaber 11 Play adalah pilihan serbaguna yang cocok untuk berbagai tipe pemain, mulai dari pemula dan pemain rekreasional yang butuh raket ringan dan mudah dikontrol, hingga pemain intermediate yang ingin meningkatkan akurasi pukulan.
Karakter yang stabil juga membuatnya ideal untuk pemain defensif atau yang sering bermain di posisi belakang, sementara harga yang cukup terjangkau menjadikannya pilihan aman untuk latihan harian. Yang penting, pastikan kamu memahami beda raket asli dan palsu sebelum membeli, supaya performa dan kualitas yang kamu dapat benar-benar sesuai harapan.
Kamu lebih suka raket premium seperti Yonex Astrox 100 ZZ atau sedang mencari rekomendasi raket yonex untuk pemula? Kamu bisa menelusuri semuanya di Badmindo! Admindo telah merangkum sedemikian rupa agar kamu lebih mudah mengambil keputusan dalam pemilihan raket dan peralatan badminton lainnya. Tentunya tidak hanya produk Yonex ya! Banyak produk lain yang bisa menjadi referensi kamu!
FAQ
Bisa, tapi smash-nya tidak akan sekuat raket power maksimal. Fokus dari Play adalah kontrol. Untuk smash maksimal, versi Pro atau Tour lebih cocok.
Saran pabrikannya untuk varian 4U adalah 19–27 lbs. Banyak pengguna menggunakan di sekitar itu, tergantung preferensi feel.
Bisa banget! Karena keseimbangannya bagus dan kendali tembakan cukup presisi, Arcsaber 11 Play bisa jadi andalan di ganda terutama untuk drop, net, dan pertahanan.
Umumnya tidak. Tapi seperti semua raket graphite, pastikan stringing dilakukan dengan benar. Ada pengalaman di komunitas soal warp saat restrung, jadi pilih stringer yang profesional.


Leave a Reply